Chocodot Khas Garut: Kelezatan yang Menggoda

Chocodot Khas Garut
Chocodot Khas Garut

Cokelat merupakan hasil olahan biji kakao yang bisa dijadikan makanan atau minuman. Awalnya, cokelat dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika sebagai minuman. Awalnya, cokelat hanya dikonsumsi oleh para bangsawan, tetapi sekarang siapa pun bisa menikmati cokelat dengan mudah. Salah satu contohnya adalah Chocodot, cokelat asal Garut yang telah mulai bersaing untuk mendapatkan popularitas di daerah itu. Chocodot pertama kali ditemukan oleh Kiki Gumelar, yang secara tidak sengaja menjatuhkan dodol ke dalam adonan coklat. Rasanya sangat enak sehingga ia mendapatkan ide untuk membuat coklat dodol yang sekarang dikenal sebagai chocodot.

Proses pembuatan chocodot cukup sederhana. Ada tiga jenis cokelat yang digunakan: cokelat hitam, cokelat putih, dan cokelat susu. Cokelat dilelehkan dan dicetak kembali dengan dodol di tengahnya. Dodol yang digunakan bervariasi, seperti dodol keju dan dodol buah-buahan seperti jeruk, sirsak, dan duren. Setelah dodol dimasukkan ke dalam cokelat, cetakan didinginkan hingga adonan benar-benar menyatu. Perpaduan antara adonan dodol yang kenyal dan adonan cokelat yang manis membuat chocodot terasa sangat lezat.

Chocodot memiliki berbagai penamaan produk yang unik, seperti “cokelat obat stres” dengan rasa mint, “cokelat enteng jodoh” dengan tiga varian rasa yakni milk, soft, dan dark, serta “cokelat rasa sayang” dengan rasa milk. Penamaan produk yang unik ini membuat Chocodot menjadi produk inovatif dan kreatif yang bagi pengunjung Garut.

Untuk mendapatkan chocodot, dapat dengan mudah menemukannya di gerai dan toko chocodot di Garut, salah satunya adalah D'jieun Coklat di Jalan Otista nomor 2. Selain itu, chocodot juga tersedia di Jalan dan pusat oleh-oleh Tarogong, Garut. Toko-toko ini menawarkan berbagai jenis chocodot dengan berbagai varian rasa yang berbeda.

Dengan adanya perkembangan chocodot ini, Kiki Gumelar yang merupakan penemu chocodot mengembangkan produk-produk lainnya dibawah PT. Tama Cokelat Indonesia, seperti BRODOL (Brownies Dodol) yang merupakan brownies dengan isi dodol khas Garut, GAGE CHOCO (Garut Geulis Cokelat) dengan kemasan besek khas Parahyangan, RANGICOK EUY (Ranginang Celup Cokelat EUY) yang merupakan makanan ranginang khas Garut yang dilapisi dengan cokelat yang menggoda, “Coffe Choc” yang mengkombinasikan cokelat dengan berbagai biji kopi dari Papua, Toraja, Jawa, , dan Sumatra, serta Cokelat DoGar (Domba Garut) yang menggabungkan cokelat dengan abon yang nikmat.

Kesimpulannya, chocodot adalah produk cokelat kreatif dan inovatif asal Garut yang terbuat dari dodol yang diberi lapisan cokelat. Chocodot memiliki berbagai varian rasa yang menarik dan dapat dinikmati oleh siapa pun. Produk ini telah mendapatkan popularitas di Garut dan dapat ditemukan dengan mudah di berbagai gerai dan toko chocodot.

FAQs After The Conclusion:
1. Apa itu chocodot?
2. Bagaimana cara pembuatan chocodot?
3. Di mana saya bisa menemukan chocodot di Garut?
4. Apa saja varian rasa chocodot yang tersedia?
5. Apa produk inovasi lainnya yang dikembangkan oleh Kiki Gumelar selain chocodot?