Tiket Pesawat Murah

Harga Tiket Pesawat Untuk Mudik Naik, Ini Penjelasan Maskapai

Harga Tiket Pesawat Untuk Mudik Naik
Harga Tiket Pesawat Untuk Mudik Naik

Pemerintah resmi memperbolehkan masyarakat untuk melakukan perjalanan dalam negeri saat mudik lebaran tahun ini. Kendati demikian, kenaikan pesawat sudah melambung tinggi saat mendekati lebaran.

Berdasarkan pantauan, untuk rute Jakarta-Padang misalnya, naik signifikan untuk penerbangan seminggu menjelang lebaran.

Apabila penerbangan dilakukan sebelum tanggal 22 April 2022, masih ada tiket yang tersedia dari Lion Air seharga Rp 837.200. Sementara untuk tanggal 23 hingga 27 April, termurah dipatok Rp 1.115,000.

Kenaikan pesawat kian naik mendekati waktu cuti bersama yang diumumkan Presiden Jokowi mulai tanggal 29 April hingga 6 Mei 2022. Pada tanggal 29 April, harga tiket termurah untuk tujuan padang adalah Rp 2.515.900 dengan menggunakan maskapai Lion Air.

Sementara bila ingin mendapatkan harga yang sedikit lebih murah dari itu, hanya tersedia untuk keberangkatan pada tanggal 1 Mei di kisaran Rp 1.300.000. Sebelumnya, rute Jakarta-Padang pada Desember 2021 hanya dipatok Rp 500.000-700.000 dan sudah termasuk layanan PCR.

Rute lain yakni penerbangan Jakarta-Bali, di platform Tiket.com dijual dengan harga Rp 1,4 juta hingga Rp 2,6 juta untuk H-2 lebaran. Selain itu, untuk maskapai Batik Air dibanderol Rp 1,67 juta. Padahal pada 19 Januari 2022 lalu, harga tiket ke Bali dengan maskapai yang sama Rp 750 ribu.

Penjelasan Maskapai soal Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carrier Association (INACA), Bayu Sutanto, mengatakan bahwa ada beberapa alasan yang menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat untuk mudik lebaran 2022.

Pertama, hukum permintaan dan penawaran. “Saat mudik terjadi kenaikan demand,” ujar Bayu kepada kumparan, Kamis (7/4).

Kedua, masyarakat memesan tiket pesawat jauh-jauh hari sebelum lebaran. Pesawat penuh untuk penerbangan ke kampung halaman, tapi kosong untuk ke Jakarta. Begitu pula sebaliknya setelah lebaran, tiket arus balik sudah habis sementara penerbangan ke kampung halaman kosong.

“Untuk musim mudik, hanya one way yang penuh pulangnya relatif kosong (saat sebelum lebaran) dan sebaliknya saat arus balik,” ungkap Bayu.

Ketiga, kenaikan harga avtur juga berdampak. Harga bahan bakar mengalami kenaikan sejak akhir 2021 dan kian parah sejak perang Rusia-Ukraina.

Selain itu, untuk fuel surcharge atau biaya yang terjadi saat terdapat kenaikan harga avtur di mana bagi maskapai fuel surcharge digunakan untuk menutupi selisih harga avtur karena adanya kebijakan tarif batas atas oleh pemerintah masih menunggu keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Untuk tuslah/fuel surcharge karena kenaikan harga avtur masih menunggu keputusan Kemenhub,” tandasnya.

Menurut Bayu, harga tiket saat ini masih mengikuti batasan harga tiket yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Berita ini sudah terbit di https://www.msn.com/id-id/berita/other/harga-tiket-pesawat-untuk-mudik-naik-ini-penjelasan-maskapai/ar-AAVZe7C dengan judul
Harga Tiket Pesawat Untuk Mudik Naik, Ini Penjelasan Maskapai