agen tiket pesawat

8 Tips Berkunjung ke Geowisata Batu Belimbing di Bangka Selatan

  • Share
Geowisata Batu Belimbing
Geowisata Batu Belimbing

merupakan salah satu tempat wisata ikonik yang di Kepulauan Bangka Belitung.

Selain sebagai tempat wisata, keberadaan Batu Belimbing juga bisa menjadi obyek penelitian akademik.

Bebatuan granit yang diperkirakan telah berumur jutaan tahun itu banyak tersebar di daerah pesisir atau kawasan teluk di Pulau Bangka dan Belitung.

Bagi Anda yang tertarik untuk berkunjung, maka gugusan batu belimbing di daerah Toboali, , bisa menjadi pilihan yang tepat.

Di kawasan seluas dua hektar tersebut, terdapat barisan Batu Velimbing yang akan mengundang decak kagum.

Menariknya di daerah Toboali ini, dalam satu kawasan bisa ditemukan banyak batu belimbing dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Batu belimbing tersebut ada yang saling berhimpitan seperti rumah bertingkat, ada juga yang membujur satu-satu.

Batu-batu tersebut umumnya berukuran jumbo dengan diameter masing-masing diperkirakan mencapai 5 sampai 6 meter.

8 tips berwisata ke Batu Belimbing di Bangka Selatan

 

Berikut 8 tips jika anda ingin berkunjung ke Batu Belimbing:

1. Transportasi menuju Batu Belimbing

Dari Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang, ibu kota Kepulauan Bangka Belitung, pengunjung bisa menggunakan minibus menuju Toboali, Bangka Selatan.

Jaraknya terpaut sekitar 80 kilometer (km). Untuk urusan makanan, Anda tak perlu khawatir, karena banyak warung dan rumah makan di sepanjang jalan yang dilewati.

2. Bisa sewa kendaraan

Jika anda ingin menyewa kendaraan, maka bisa memilih minibus di terminal bandara dengan harga Rp 600.000, sudah termasuk kendaraan, BBM dan sopir.

Harga kendaraan ini juga bisa dinegosiasikan langsung dengan sopirnya, tergantung lama waktu perjalanan anda. Sebagai gambaran, sewa kendaraan yang hanya dipakai full siang hari akan berbeda dengan kendaraan full siang malam. 

Selain itu, sudah ada taksi Bluebird untuk menuju Toboali yang biasanya telah memiliki tarif resmi.

3. Bisa dikunjungi kapan pun

Geowisata di Bangka Selatan bisa dikunjungi sepanjang tahun. Kalaupun turun hujan, Anda bisa menunggu beberapa saat.

Biasanya wilayah Kepulauan Bangka Belitung rata-rata hanya diguyur hujan dengan durasi singkat.

4. Tak lengkap tanpa ngopi

Setibanya di pusat kecamatan Toboali, anda bisa rehat sejenak di taman benteng kota. Bisa juga singgah di warung kopi, menikmati kentalnya kopi susu khas Bangka ditambah seporsi telur setengah matang.

Setelah puas menyeruput kopi, perjalanan bisa dilanjutkan ke batu belimbing yang hanya berjarak sekitar 2 km lagi.

5. Tanya arah kepada warga setempat

Agar tidak tersesat, sebaiknya terlebih dahulu bertanya pada penduduk setempat serta jeli melihat plang penunjuk jalan yang terpasang di setiap persimpangan.

Pengunjung berpose dengan replika sepeda di gugusan batu belimbing, Toboali, Bangka Selatan, Rabu (23/6/2021).

Plang nama tersebut dibangun cukup tinggi dengan ukuran tidak terlalu lebar sehingga sulit terlihat dari dalam kendaraan.

6. Bawa bekal

Memasuki kawasan batu belimbing, pastikan juga anda membawa bekal makanan dan minuman secukupnya. Sebab di dalam kawasan tidak ada warung.

Namun di pinggir jalan, penduduk biasanya menjajakan terasi dan buah nanas. Kedua bahan tersebut merupakan kombinasi rempah masakan khas Bangka, Lempah Kuning.

7. Waktu yang pas untuk berkunjung

Jika anda mengincar gambar siluet, maka sebaiknya berkunjung saat pagi atau sore hari. Sedangkan untuk pengambilan gambar drone sebaiknya dilakukan siang hari.

Baca juga: Babel Tambah Wisata Bawah Laut Buatan di Perairan Pulau Bangka

Belum ada tarif resmi di kawasan . Sehingga ada baiknya anda menyediakan pecahan Rp 5.000 atau Rp 10.000 sebagai jasa parkir.

8. Siapkan perlengkapan fotografi

Terakhir jangan lupa memastikan baterai kamera atau ponsel Anda telah terisi penuh. Banyak pose menarik yang bisa diabadikan dengan latarbelakang batu purba tersebut.

  • Share
agen tiket pesawat